Kepemilikan Dan Keuangan Chelsea




Club Sepak Bola Chelsea dibangun oleh Gus Mears di tahun 1905. Sesudah kematiannya di tahun 1912, turunannya terus mempunyai club itu sampai tahun 1982, saat Ken Bates beli club itu dari keponakan wanita buyut Mears, Brian Mears seharga £ 1. Bates beli saham pengontrol di club serta melayang-layang Chelsea di bursa AIM pada Maret 1996. [140] Pada tengah 1990-an fans serta pelaku bisnis Chelsea, Matthew Harding jadi direktur serta meminjamkan £ 26 juta club untuk membuat Stand Utara yang baru serta berinvestasi dalam pemain baru.

Pada Juli 2003, Roman Abramovich beli lebih dari pada 50% modal saham Chelsea Village plc, termasuk juga 29,5% saham Bates, seharga £ 30 juta serta semasa minggu-minggu selanjutnya beli sejumlah besar dari 12.000 pemegang saham yang masih ada dengan 35 pence per saham, mengakhiri Pengambilalihan 140 juta poundsterling. Pemegang saham lain di saat pengambilalihan itu termasuk juga teritori Matthew Harding (21%), BSkyB (9,9%) serta beberapa perwalian terlepas pantai anonim. [142] Sesudah melalui tingkat batas pangsa 90%, Abramovich ambil kembali lagi club itu ke tangan swasta, menghapuskannya dari AIM pada 22 Agustus 2003.

Di saat pengambilalihan Abramovich, club mempunyai hutang seputar £ 100 juta, termasuk juga sepuluh tahun £ 75 juta Eurobond diambil di tahun 1997 oleh pemerintahan Bates untuk beli freehold dari Stamford Bridge serta membayar pembangunan kembali lagi the stadion. Bunga 9% pada utang ongkos club seputar £ 7 juta per tahun serta menurut Bruce Buck, Chelsea berusaha untuk bayar cicilan yang jatuh termin pada Juli 2003. [143] Abramovich selekasnya melunasi beberapa hutang ini, tapi tersisa £ 36 juta pada Eurobond belum seutuhnya dilunasi sampai 2008. [144] Semenjak itu, club tidak mempunyai utang external. 

Abramovich mengganti nama pemilikan jadi Chelsea FC plc, yang perusahaan induk intinya ialah Fordstam Limited, yang dikontrol olehnya. [146] Chelsea didanai oleh Abramovich lewat utang lunak tanpa ada bunga yang dialirkan lewat perusahaan induknya, Fordstam Limited. Utang itu capai £ 709 juta pada bulan Desember 2009, saat mereka diubah jadi ekuitas oleh Abramovich, tinggalkan club tersebut terlepas dari utang,  walau utang masih dengan Fordstam. 


Chelsea tidak membuahkan keuntungan dalam sembilan tahun pertama pemilikan Abramovich, serta membuat rekor kerugian sebesar £ 140 juta pada Juni 2005. [150] Pada bulan November 2012, Chelsea memberitahukan keuntungan sebesar 1,4 juta poundsterling untuk tahun yang usai 30 Juni 2012, pertama-tama club membuahkan keuntungan di bawah pemilikan Abramovich. [150] [151] Ini diiringi oleh kerugian di tahun 2013 dan keuntungan paling tinggi mereka yang sempat sebesar £ 18,4 juta untuk tahun ini sampai Juni 2014. [152] Di tahun 2018 Chelsea memberitahukan rekor keuntungan sesudah pajak sebesar £ 62 juta. 

Chelsea sudah dilukiskan untuk brand global; satu laporan tahun 2012 oleh Merek Finance tempatkan Chelsea di rangking ke-5 antara merek-merek sepakbola serta memandang nilai brand club itu sebesar US $ 398 juta - bertambah 27% dari tahun awalnya, memandang mereka sebesar US $ 10 juta lebih dari pada brand paling baik ke enam, saingan London, Arsenal - serta memberikan brand rangking kemampuan AA (benar-benar kuat). [154] [155] Di tahun 2016, majalah Forbes memberikan rangking Chelsea club sepak bola ke-7 yang sangat bernilai di dunia, dengan nilai £ 1,15 miliar ($ 1,66 miliar). [156] Pada 2016, Chelsea ada di rangking ke-8 di Deloitte Football Money League dengan penghasilan komersil tahunan sebesar £ 322,59 juta. 

Catatan akuntansi club belakangan ini menyorot £ 26,6 juta yang sudah mereka menghilangkan untuk kompensasi pada bekas pelatih kepala Antonio Conte sebab pemecatan serta untuk melunasi staf ruangan belakangnya serta ongkos hukum yang ikuti.

Popular posts from this blog

Why we must reduce the prison population

provide healthier food and environments of physical activity

Artificial intelligence is front